Dari semua jenis rempah-rempah, yang paling banyak digunakan untuk masakan adalah bawang putih bawang merah. Dua bawang ini menjadi bumbu dasar di hampir setiap masakan di dunia. Selain untuk bumbu masakan, bawang juga banyak digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan mulai menurunkan kadar kolesterol hingga membantu mencegah pertumbuhan sel kanker. 

Faktanya bawang mengandung quercetin, yaitu flavonoid yang membantu mencegah penumpukan lemak serta meningkatkan metabolisme tubuh. Beberapa orang menggunakan bawang putih dan bawang merah sebagai terapi untuk masalah kesehatan. Berikut ini beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang duo bawang dengan aroma khas. 

BACA JUGA: Mengejutkan! Ini Manfaat Bawang Dayak Untuk Diabetes dan Kesehatan

Fakta Bawang Putih

Bawang putih mengandung berbagai macam zat aktif seperti selenium, senyawa sulfur, vitamin A, vitamin B6, asam lemak, dan sebagainya. Senyawa dalam bawang putih ini dipercaya bisa membantu mencegah perkembangan sel kanker. Selain mengandung senyawa aktif, bawang putih juga mengandung zat antibakteri, antijamur, dan antiseptic. Kandungan allicin pada bawang putih tidak hanya menimbulkan bau menyengat namun juga mempunyai sifat antitumor dan anti peradangan. 

Fakta Bawang Merah

Bawang Putih Bawang Merah
Bawang Putih Bawang Merah

Saudara dari bawang putih, bawang merah juga mempunyai kandungan nutrisi yang tidak kalah banyak. Bawang merah mengandung zat besi, kalsium, fosfor, polifenol, dan senyawa lain. Bahkan bawang merah dinobatkan sebagai salah satu dari 10 sumber makanan yang mengandung flavonoid tertinggi yang hanya berasal dari tumbuhan. Polifenol adalah antioksidan bermanfaat untuk menangkal radikal bebas dan juga efek buruknya pada tubuh. Bawang merah juga mengandung antioksidan lain, yaitu kuersetin yang juga merupakan anti peradangan. Kuersetin ini bermanfaat untuk melawan penyakit kronis dan juga menghambat pertumbuhan sel kanker. 

BACA JUGA: 7 Manfaat Bawang Putih Tunggal, Bumbu Dapur Penjaga Kesehatan Keluarga!

Biar Enak, Bagaimana Cara Konsumsinya?

Ada banyak cara untuk mengonsumsi bawang. Cara yang paling mudah adalah dengan dimakan secara mentah seperti lalapan. Bawang merah biasanya dicampurkan dalam keadaan mentah untuk taburan pada sate untuk membantu menetralkan kolesterol. Bawang putih juga bisa dikonsumsi dengan cara yang sama. 

Mengonsumsi bawang mentah memang cukup susah bagi sebagian orang mengingat aromanya yang kuat. Moms bisa memilih mengonsumsi bawang putih hitam bila tidak suka dengan rasa dan aroma bawang putih segar. Manfaat bawang putih hitam ini sama banyak dengan bawang putih yang segar namun dengan rasa yang lebih mudah diterima oleh lidah. Bawang putih hitam dibuat dari fermentasi bawang putih segar pada suhu tertentu sehingga warnanya berubah menjadi hitam. 

Moms juga bisa mencampurkan jenis bawang-bawangan pada jus dengan sayuran lain agar rasanya tidak terlalu kuat. Dengan cara ini aroma bawang bisa diimbangi dengan sayuran lain dan tidak memberikan rasa yang aneh. Selain itu, mencampur bawang merah mentah dengan bahan lain, seperti pada sambal matah, juga memudahkan konsumsi bawang. 

Bila dirasa konsumsi bawang putih dan bawang merah mentah masih sulit, Moms bisa menambahkannya pada masakan. Meskipun memasak bawang bisa saja menghilangkan sebagian nutrisinya, namun penambahan bawang pada masakan tentu lebih baik daripada tidak mengonsumsi sama sekali. Moms bisa menambahkan jumlah bawang putih dan merah dua kali lebih banyak dari biasanya agar bisa mendapatkan manfaat yang lebih banyak. Yang tidak kalah penting adalah konsumsi bawang merah dan putih secara rutin agar manfaatnya bisa didapat dengan maksimal.