Bukan orang Indonesia bila tidak harus selalu makan nasi pada setiap kali makan. Nasi adalah salah satu makanan pokok di hampir semua negara-negara Asia termasuk Indonesia. Dibanding dengan nasi putih, banyak orang yang berpikir bila nasi merah mempunyai lebih banyak manfaat kesehatan. Nasi merah dihasilkan dari beras merah organik sehingga warnanya merah dan rasanya lebih hambar dari nasi putih biasa. 

Bila dibandingkan, beras merah memang mempunyai lebih banyak keunggulan seperti mengandung lebih banyak serat, kaya antioksidan, dan nutrisi lainnya. Tidak heran bila nasi merah banyak dikonsumsi untuk alasan kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat beras merah untuk kesehatan yang perlu moms ketahui.

BACA JUGA: Begini Cara Memilih dan Memasak Beras Merah yang Bagus

Membantu Detoks Racun

Tanpa disadari tubuh menyerap racun, virus, dna bakteri dari lingkungan sekitar. Bila dibiarkan, racun, bakteri, dan kuman bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Agar hal ini bisa dihindari, tubuh perlu mengeluarkan racun-racun tersebut atau detoks racun.

Ada banyak cara untuk membantu tubuh mengeluarkan racun dengan lebih mudah salah satunya adalah dengan makan makanan yang bergizi tinggi. Beras merah adalah salah satu makanan yang kaya akan antioksidan. Antioksidan pada beras merah ini membantu tubuh membuang racun dan zat yang tidak diperlukan melalui urin dan feses. 

Mengontrol Kadar Gula Darah

Beras Merah Organik

Beras merah adalah salah satu jenis beras yang mengandung gula paling sedikit. Meskipun rasanya cenderung hambar, beras merah ini bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, beras merah juga mengandung asam filtrat dan serat yang tinggi sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes. Dibanding dengan nasi putih, beras merah mengandung karbohidrat kompleks yang membuat kenyang lebih lama dan juga membantu mengontrol pelepasan gula. 

Memaksimalkan Produksi ASI

Produksi ASI pada ibu yang baru melahirkan memang tidak sama satu dengan yang lainnya. Ada yang produksi ASI lancar dan ada pula yang kurang. Bila produksi ASI kurang lancar, moms bisa mengkonsumsi beras merah. Beras merah mengandung banyak nutrisi untuk membantu merangsang kelenjar susu sehingga menghasilkan lebih banyak ASI.

Selain itu, konsumsi beras merah juga membantu meningkatkan kesehatan mental ibu. Berdasarkan sebuah penelitian, ibu menyusui yang mengkonsumsi beras merah mempunyai suasana hati lebih baik dan tingkat stress yang lebih rendah dibanding mereka mengkonsumsi beras biasa. 

BACA JUGA: Produksi ASI Melimpah dengan Metode Power Pumping

Mencegah Penyakit Jantung

Beras merah secara alami mengandung selenium. Mineral ini bermanfaat untuk mengurangi penyumbatan pada arteri yang disebabkan oleh penumpukan plak. Dalam jangka panjang, konsumsi beras merah bisa membantu mengurangi resiko gangguan penyakit jantung dan masalah vaskular lain. Berdasarkan penelitian, jaringan pada bagian luar beras merah mengandung senyawa yang membantu tubuh melawan protein tertentu yang berperan meningkatkan tekanan darah tinggi. 

Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Obesitas

Disamping membantu mencegah penyakit jantung, beras merah juga membantu menurunkan kolesterol dan juga mencegah obesitas. Beras merah mengandung minyak alami untuk menjaga kadar kolesterol. Selain itu beras merah jua mempunyai kualitas hiperkolesterolemia yang membantu mengatur metabolisme kolesterol.

Bahkan pada beberapa penelitian menunjukkan bila beras merah yang sudah berkecambah membantu mencegah munculnya trigliserida atau kolesterol jahat pada hati yang dikarenakan konsumsi alkohol. 

Beras merah mengandung karbohidrat kompleks yang membantu perut merasa kenyang lebih lama. Selain itu, beras merah juga meningkatkan aktivitas glutathione peroxidase, yaitu enzim antioksidan yang membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. 

Kaya Serat

Beras merah bisa menjadi pilihan karbohidrat yang sehat karena mengandung serat yang banyak. Kandungan serat pada beras merah membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Selain itu, beras merah juga membantu menghindari resiko terkena penyakit yang berhubungan dengan pencernaan seperti kembung, maag, dan sembelit. 

Mengobati Depresi

Meskipun tidak selezat coklat, beras merah ternyata juga mampu mengurangi depresi. Beras merah mengandung asam amino esensial yang membantu produksi hormon serotonin di otak. Peningkatan hormon serotonin ini membantu mengurangi rasa cemas berlebih dan juga depresi.

Leave a Comment