Telinga berdenging sebelah kanan maupun kiri dianggap sebagai suatu kondisi yang wajar karena adanya perbedaan tekanan antar luar dan dalam telinga. Sebagian masyarakat Indonesia menganggap bahwa kejadian telinga berdenging merupakan sebuah pertanda tentang suatu hal. Walaupun arti dari telinga berdenging ini boleh Moms percayai atau tidak. 

Dalam buku primbon Jawa, telinga berdenging sebelah kanan maupun kiri memiliki makna tersendiri, sama halnya dengan kedutan. Pertanda tersebut bisa baik atau buruk. Namun Moms tidak perlu untuk sepenuhnya percaya karena hal tersebut merupakan ramalan biasa yang belum pasti kebenarannya. 

Jika di dalam primbon Jawa memiliki arti tersendiri maka juga ada arti telinga berdenging sebelah kiri menurut Islam. Berikut penjelasan selengkapnya.

BACA JUGA: Telinga Berdenging Sebelah Kiri Artinya Apa, Moms? Simak Penjelasannya

Arti Telinga Berdenging Menurut Islam

Telinga Berdenging Sebelah Kanan

Banyak yang mengatakan bahwa arti telinga berdenging sebelah kiri menurut Islam dianggap sebagai sebuah pertanda adanya panggilan dari Nabi Muhammad SAW. Apakah hal tersebut benar adanya?

Pertama mari kita pahami terlebih dahulu tentang hadisnya. Ada seseorang yang bertanya tentang apakah suara telinga berdenging sebelah kanan maupun kiri merupakan tanda bahwa Nabi Muhammad SAW sedang menyebutkan orang tersebut untuk melakukan Sholawat?

Sesuai dengan hadis yang disebutkan oleh al-Azizi dalam as-Siraj al-Munir menyatakan bahwa “Apabila telinga kalian berdenging, hendaklah dia mengingatku, dan membaca shalawat untukku, dan hendaknya dia mengucapkan, ‘Semoga Allah mengingat orang yang mengingatkan dengan mendoakan kebaikan.”

Untuk arti telinga berdenging sebelah kiri menurut Islam ini bukanlah suatu pertanda bahwa adanya panggilan dari Nabi Muhammad SAW. Jadi tidak perlu dipikirkan apalagi dijadikan sebagai bahan acuan dalam mengartikan makna dari telinga berdenging. 

Pada hadis di atas hanya menjelaskan bahwa apabila kita merasakan telinga berdenging sebelah kanan dan kiri maka disarankan untuk membaca shalawat. Jadi tidak ada kaitannya sama sekali tentang panggilan dari Nabi Muhammad SAW.

Menyebarkan pernyataan yang dianggap belum pasti kebenarannya maka sama halnya dengan menyebarkan kedustaan yang mengatasnamakan nabi Muhammad SAW, sesuai dengan sabdanya yaitu 

“Barang siapa yang menyampaikan suatu hadis dariku, sementara dia menyangka bahwasannya hadis tersebut dusta maka dia termasuk diantara salah satu pembohong.” (HR. Muslim dalam Muqaddimah Shahihnya, 1/7).

BACA JUGA: Telinga Berdenging Terus? Yuk Moms Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jadi mari Moms kita renungkan bila ada seseorang yang berani menyampaikan sebuah hadis terutama membawa nama Rasulullah dan sementara orang tersebut masih belum yakin keabsahan dari hadis tersebut maka termasuk dalam golongan orang yang pendusta. 

Sebagai umat muslim tentu kita memang dianjurkan untuk perbanyak membaca shalawat kan Moms. Jadi telinga berdenging sebelah kanan maupun kiri bukanlah suatu pertanda panggilan dari Rasulullah. Lebih baik kita mengamalkan sholawat tanpa harus membawa embel-embel nama Rasulullah.

Moms, ada banyak sekali kesempatan untuk bisa bershalawat tanpa harus menunggu terjadinya telinga berdenging sebelah kanan maupun kiri. Kita telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW bagaimana tuntunan bacaan yang tepat untuk bershalawat. Jadi tidak disarankan untuk mempercayai dan mengikuti anjuran dari hadis yang belum pasti kebenarannya.

Kesimpulannya, arti telinga berdenging sebelah kiri menurut Islam tidak ada makna apapun dan dianggap sebagai suatu kondisi kesehatan yang bisa saja terjadi oleh siapapun. Jika ada yang mengatakan bahwa itu merupakan panggilan untuk bershalawat, maka ambil saja bagian positifnya dengan begitu maka kita akan bisa selalu bershalawat.

Leave a Comment