Lebaran akhirnya kembali datang. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini lebaran sedikit berbeda lantaran pandemi Covid-19 yang masih menghantui seluruh lapisan masyarakat. Segala bentuk aktivitas publik ditiadakan, termasuk silaturahmi atau halal bihalal secara langsung. Alih-alih memikirkan dampak penyebaran covid-19, kamu bisa melakukan banyak hal menyenangkan sebelum lebaran datang. Salah satunya menyiapkan ketupat untuk disantap di hari raya. Nah, bagaimana cara membuat ketupat yang lembut dan tahan lama? Berikut tipsnya. 

1. Pilih Bahan yang Berkualitas

Cara membuat ketupat yang harus dilakukan pertama kali adalah menyiapkan bahan. Tidak susah, ketupat hanya terdiri dari dua bahan yaitu janur dan beras. Biasanya, penjual menawarkan kulit ketupat dibandingkan janur. Keduanya sama-sama bagus, asalkan bentuknya berukuran sama. Hal tersebut sangat penting untuk mencegah isi ketupat tidak matang secara merata. 

Sedangkan beras berkualitas bisa pilih yang pulen seperti rojolele atau pandan wangi. Kamu bisa langsung merendam beras dengan air dingin sekitar 1 jam. Jika ingin sedikit kenyal, bisa menambahkan sedikit air kapur sirih dan kemudian tiriskan hingga kering.

2. Isi Beras Sesuai Takaran

Cara membuat ketupat
Cara membuat ketupat

Sama halnya membuat lontong, membuat ketupat juga ada takarannya. Isian ketupat harus pas, tidak boleh kurang ataupun lebih. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas ketika sudah matang. Takaran yang cukup bagus adalah ⅔ bagian kulit. Pastikan beras yang dimasukkan sudah dicuci bersih serta direndam air dingin. 

BACA JUGA: Resep Masakan untuk Pemula Buat Para Moms yang Super Sibuk!

3. Proses Memasak dengan Berbagai Alat

Membuat ketupat bisa dengan berbagai cara. Salah satu yang biasa dan populer di masyarakat adalah direbus dalam panci besar selama 2-3 jam. Ketupat yang berisi beras awalnya disusun rapi. Kemudian dituang dengan air panas hingga seluruhnya merendam ketupat. Selama proses memasak, air akan berkurang, sehingga kamu bisa menambah hingga ketupat kembali tenggelam. Proses tersebut selesai di jam ketiga, atau teksturnya sudah padat.

Selain menggunakan panci, teknik memasak ketupat juga bisa memakai alat penanak nasi serta pressure cooker. Jika menggunakan alat penanak nasi, proses memasak juga membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Sedangkan memakai pressure cooker atau panci bertekanan bisa matang hanya dalam waktu 30 menit saja. 

4. Siram Ketupat dengan Air Dingin

Jika ingin hasil ketupat tidak mudah basi atau berair, kamu bisa menyiramnya dengan air dingin. Cara tersebut dapat dilakukan ketika ketupat sudah matang sempurna dan ditiriskan. Proses penyiraman ini sendiri berfungsi untuk membersihkan lendir yang berasal dari janur. Selain itu, penyiraman juga dapat menghilangkan kotoran sisa rebusan.

BACA JUGA: Rekomendasi Tempat Kursus Masak Makanan Sehat di Jakarta

5. Trik Meniriskan Ketupat Agar Tahan Lama

Selain menyiram dengan air dingin, ada cara lain yang tidak boleh dilewatkan jika ingin ketupat tahan lama. Apalagi kalau bukan cara meniriskan ketupat. Pakailah wadah dengan celah di bawahnya. Celah tersebut bisa menjadi tempat mengalirnya air sisa rebusan dari dalam atau kulit ketupat. Selain memakai wadah bercelah, menggantung ketupat juga bisa membuatnya tahan lama. Pastikan gantung di tempat berangin dan terbuka. 

Bagaimana, makin tertarik membuat ketupat untuk lebaran bukan? Siapkan pula bahan serta bumbu untuk memasak opor ayam. Dua menu yang menggiurkan bukan?

Leave a Comment

%d bloggers like this: