Olahraga merupakan aktivitas seru dan menyenangkan yang bisa Moms mulai perkenalkan kepada anak sedini mungkin. Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan si kecil dengan rutin berolahraga. Namun untuk memilih olahraga yang tepat, terlebih dahulu Moms harus mengetahui usia anak, karena berbeda usia, olahraganya juga berbeda ya Moms! Yu, cari tau jenis olahraga untuk anak sesuai dengan usianya. 

Pakar kesehatan anak dari Department of Sport Medicine Palo Alto Medical Foundation di California mengatakan, perkembangan antara satu anak dengan yang lainnya berbeda, sehingga Moms harus lebih teliti dalam memilih olahraga yang sesuai untuk si kecil. Untuk lebih jelasnya, berikut ini daftar olahraga sesuai dengan usia anak: 

  1. Usia 0 – 12 Bulan 

6 bulan pertama usia si kecil, ia tentu belum bisa melakukan olahraga seperti berlari dan bersepeda. Jadi, Moms bisa memberikan stimulus pada si kecil menggunakan mainan atau benda yang aman, arahkan si kecil untuk memegang dan menggenggam barang tersebut. Moms juga bisa mengajarkan beberapa gerakan sederhana seperti menengok ke arah kanan, kiri, bawah dan atas, bisa juga membimbing si kecil untuk menggerakkan kaki dan tangan. 

6 bulan kedua usia si kecil, Moms bisa mulai mengajarkan gerakan berpindah dengan cara merangkak, mengajak bermain bola, dan juga memindahkan benda dari tangan kanan ke tangan kiri. 

Usia 1 – 3 Tahun

Di usia 1 – 3 tahun, Moms bisa mulai mengajak si kecil untuk bereksplorasi dengan mengajaknya jalan-jalan. Moms juga bisa menyelipkan aktivitas lain seperti menyuruh si kecil berlari-lari jarak dekat, melompat dan memanjat di tempat aman. Aktivitas ini dapat membuat paru-paru dan jantung si kecil lebih bugar, selain itu juga bisa menambah kekuatan ototnya. Lakukan latihan rutin ini 30 menit sehari ya Moms!

Usia 4 – 5 Tahun 

Saat si kecil menginjak usia 4 – 5 tahun, Moms bisa memulai mengenalkan jenis olahraga basket atau sepak bola. Namun olahraga yang dilakukan bukan untuk kompetisi ya Moms, melainkan untuk bermain seru-seruan saja. Di usia ini Moms juga bisa mulai mengajarkan olahraga berenang. Olahraga ini tidak berbahaya kok Moms, karena menurut para ahli saat usia anak menginjak 4 – 5 tahun Mereka sudah mampu mengontrol pernafasan. 

Usia 6 – 8 Tahun

Gimnastik atau bersepeda merupakan jenis olahraga anak sesuai dengan usia 6 – 8 tahun. Pada usia ini si kecil mungkin akan mengalami beberapa luka kecil, tapi itu tidak masalah ya Moms karena hal itu merupakan bagian dari tumbuh kembangnya. 

Usia 9 – 11 Tahun

Saat si kecil menginjak usia 9 – 11 tahun, Mereka sudah bisa melakukan berbagai jenis olahraga seperti sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, berenang, bela diri dan olahraga lain. Di usia ini Moms juga bisa mulai mengajarkan pada si kecil pentingnya berkompetisi. Tidak kalah penting dukunglah si kecil jika Mereka ingin mengikuti perlombaan olahraga seperti lomba lari, sepak bola dan lain-lain. 

Usia 12 – 14 Tahun

Pada usia ini, ketertarikan anak terhadap olahraga dengan peraturan tertentu akan semakin menurun. Mereka akan lebih suka dengan olahraga yang dapat melatih kekuatan otot. Jadi Moms bisa mengenalkan atau melatih si kecil untuk melakukan olahraga seperti push up, squat jump dan sit up. Namun sangat disarankan agar Moms tidak mengizinkan si kecil untuk mengangkat beban yang terlalu berat, karena beban yang terlalu berat dan cara yang salah dalam melakukannya bisa menyebabkan cedera bahkan sampai patah tulang. 

Peran Moms dan Ayah sangat dibutuhkan saat memutuskan memilih olahraga untuk anak sesuai usianya. Alih-alih membuat tumbuh kembang si kecil lebih baik, jika salah pilih jenis olahraga justru bisa meningkatkan risiko cedera.

Leave a Comment

%d bloggers like this: