Kerusakan pada jaringan kulit karena cedera atau pembedahan memungkinkan bakteri memasuki tubuh dan mulai berkembang biak. Mengenali tanda-tanda pertama gejala infeksi pada luka bisa memudahkan perawatan luka.

Jika Moms mengalami beberapa gejala ini disarankan untuk segera periksa ke rumah sakit atau dokter. Berikut adalah beberapa gejala paling umum yang terkait dengan infeksi luka.

1. Demam Tinggi

gejala infeksi pada luka
Gejala infeksi pada luka

Jika pada seseorang mengalami demam tinggi setelah terkena cedera ini bisa jadi salah satu tanda bahwa luka cedera mengalami infeksi. Demam yang mencapai 38 derajat celcius harus diwaspadai.

2. Perasaan Kelelahan dan Kekurangan Energi

Perasaan yang dirasakan setelah selesai pengobatan dapat menjadi bagian penting dalam menilai infeksi luka. Seseorang yang pulih dari operasi atau cedera harus merasa lebih baik setiap hari. Ketika perasaan kelelahan dan kekurangan energi semakin parah ini bisa menjadi tanda bahwa mereka memiliki infeksi lokal atau sistemik.

Kadang-kadang seseorang yang pulih dari cedera dan mengalami infeksi mungkin merasa lebih baik untuk sementara waktu, kemudian tiba-tiba merasa memburuk. Jika Moms mengalami ini bisa jadi tanda bahwa terkena infeksi luka.

3. Bekas Luka Berbau Busuk

Biasanya, sayatan atau luka yang akan sembuh berubah mengering dan biasanya luka yang berwarna sedikit kuning merupakan tanda luka infeksi akan sembuh. Tapi jika bekas luka berbau busuk itu dapat mengindikasikan masih terjadi infeksi luka.

4. Nyeri Meningkat atau Berkesinambungan

Umumnya, pasien yang sembuh dengan baik dari operasi atau cedera akan merasa bahwa rasa sakit mereka mereda. Meskipun mungkin memerlukan obat penghilang rasa sakit pada awalnya.

Jika seorang pasien memiliki rasa sakit yang terus menerus atau meningkat, itu bisa menjadi tanda infeksi luka. Jika luka semakin sakit Moms perlu memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan memberikan penanganan infeksi pada luka.

BACA JUGA: Bekas Luka di Kulit Mengganggu? Atasi Dengan Salep Penghilang Bekas Luka

5. Kemerahan di Sekitar Luka

Awalnya luka akan tampak merah karena proses penyembuhan inflamasi alami dan kemerahan itu akan berkurang secara bertahap sekitar 5-7 hari. Tetapi jika kemerahan di sekitar luka yang terus membesar dan memburuk adalah tanda infeksi luka.

Moms dapat membuat perbandingan dengan memfoto luka secara berkala. Hal ini dilakukan guna mengetahui apakan kemerahan yang ada pada luka menyebar atau tidak. Jika ternyata kemerahan pada luka ternyata semakin memburuk Moms bisa pergi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

6. Pembengkakan pada Area yang Terluka

Seperti kemerahan, pembengkakan adalah normal pada tahap awal penyembuhan luka. Namun, pembengkakan tidak boleh berkelanjutan. Pembengkakan yang semakin memburuk dapat menjadi pertanda infeksi lebih lanjut atau komplikasi lain.

BACA JUGA: Moms, Ini Dia Penyebab Luka Jahitan Melahirkan Menjadi Gatal-Gatal

7. Kulit Panas Dekat Luka

Walaupun normal bagi kulit di sekitar luka terasa agak lebih hangat, Moms perlu hati-hati jika sudah mulai terasa panas. Ketika kulit di sekitar sayatan terasa sangat hangat dan cenderung panas saat disentuh itu dapat menunjukkan adanya infeksi. Hal ini mengindikasikan bahwa tubuh sedang melawan infeksi.

Panas disebabkan oleh pelepasan bahan kimia vasoaktif yang meningkatkan aliran darah ke daerah itu. Selain itu, sistem kekebalan tubuh menghasilkan lebih banyak panas dengan mengirimkan limfosit untuk menghasilkan antibodi untuk menghancurkan patogen dan fagosit untuk menelan bakteri yang mati.

Moms perlu tahu bahwa sangat penting untuk mengenali gejala infeksi pada luka agar luka tidak semakin parah dan bisa melakukan pencegahan infeksi. Jika Moms mengalami gejala-gejala di atas tidak perlu panik dan segera periksakan ke dokter. Semoga membantu Moms.

Leave a Comment

%d bloggers like this: